Kabupaten Bandung – BN,

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh evaluasi internal rumah sakit terhadap sejumlah kasus komplain yang terjadi,yang sebagian besar di picu oleh ketidak tepatan komunikasi antara petugas pelayanan dan pasien.
Kondisi tersebut mendorong manajemen RSUD Cicalengka untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia , khususnya dalam hal komunikasi dan edukasi pasien yang efektif,empatik, dan terstruktur.
In House Training ini menghadirkannara sumber,diantaranya dr.Evi Sukmawati,Nonoy Handayani.skep.Ners, Rineh Yulianti.skep.Ners,Gina Nuramdani.skep.Ners,dan Sri Yushi Yusrini.S.st.


Para pembicara yang memberikan materi komprehensif terkait strategi komunikasi efektif oleh pemberi pelayanan asuhan (PPA) di lingkungan rumah sakit,mulai dari pendekatan komunikasi interpersonal ,teknik edukasi pasien,hingga pentingnya dokumentasi,edukasi dan rekam medis elektronik.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan kombinasi pemaparan materi,diskusi kasus nyata yang sering terjadi i lapangan,simulasi komunikasi antara petugas dan pasien,serta sesi tanya jawab. Komunikasi efektif sangat penting dalam bidang kesehatan untuk memast ikan pasien menerima perawatan yang tepat dan aman. untuk meningkatkan komunikasi efektif,
Dengarkan Aktif ,berikan perhatian penuh kepada pasien dan keluarga, serta pastikan kita memahami kebutuhan dan kekhawatiran mereka.
Gunakan bahasa yang sederhana
,hindari menggunakan istilah medis yang rumit dan jelaskan informasi dengan cara yang mudah dipahami.
Tunjukan empati kita peduli dengan perasaan dan kebutuhan pasien,konfirmasi pemahaman
untuk Pastikan pasien dan keluarga memahami informasi yang disampaikan dengan meminta mereka mengulangi kembali,juga jujur dan transparan
Berikan informasi yang akurat dan jujur tentang kondisi pasien dan rencana perawatan.

Dengan komunikasi efektif, kita dapat meningkatkan kualitas perawatan, meningkatkan kepuasan pasien, dan mengurangi kesalahan medis.
Sementara itu,Direktur Utama RSUD Cicalengka,dr.Mulya Munajat,menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam meningkatkan kepuasan masyarakat dan mutu pelayanan rumah sakit.
“Kami menyadari bahwa komunikasi merupakan konci utama dalam pelayanan kesehatan
Ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka pelayanan yang sebenarnya sudah sesuai standar pun bisa dipersepsikan negatif oleh masyarakat” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa In House Training ini tidak hanya bertujuan menekan angka komplain,tetapi juga sebagai strategi peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin seluruh personel RSUD Cicalengka memiliki komunikasi yang efektif,empatik, dan bertanggung jawab sekaligus mampu mendokumentasikan edukasi pasien dengan benar.ini sangat berkaitan dengan mutu pelayanan dan keberhasilan akreditasi rumah sakit” jelasnya.
dr.Mulya berharap,hasil dari pelatihan ini dapat langsung diimplementasikan dalam pelayanan sehari- hari.
“Harapan kami masyarakat yang datang ke RSUD Cicalengka tidak hanya mendapatkan pelayanan medis yang baik,tetapi juga merasa dihargai,dipahami dan dilayangkan dengan sepenuh hati” pungkasnya.
Dengan digelarnya In House Training ini, RSUD Cicalengka menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional,humanis dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien. (Gun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini