PATI-BIN
Jembatan Kalironggo, turut Desa Batursari Kecamatan Sukolilo, akan dibangun dengan konstruksi rangka baja.
Pilihan rangka baja, mengingat bentangannya akan mencapai 40 meter dan lebar 6 meter. Dengan ketinggian yang disesuaikan.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, melalui Kabid Bina Marga, Hasto Utomo, di kantornya, beberapa waktu lalu.
“Pak Bupati menginginkan, Jembatan Kalironggo ditinggikan. Rentang 40 meter, lebar 6 meter, dengan menggunakan rangka baja. Sehingga ketika banjir, air permukaan sungai masih di bawah jembatan”, ungkap Hasto.
Jembatan Kalironggo sendiri, tambahnya, saat ini konstruksinya dinilai sudah tidak memadai, karena posisi yang rendah dan terdapat pilar penyangha di tengah. Mengakibatkan terhambatnya arus sungai dan tertahannya sampah, yang memicu terjadinya banjir, bila musim hujan.
“Ditambah lagi kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat sedimentasi. Untuk ini, DPUTR sudah menyiapkan alat berat untuk menormalisasi sungai”, tambahnya.
Dengan perbaikan Jembatan Kalironggo nantinya, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir di daerah aliran Sungai JU II, yang meliputi Desa Baturejo, Baleadi, Wotan, Srikaton hingga Talun Kecamatan Sukolilo.
Hasto menyebut, pembangunan ini merupakan akselerasi dan penajaman visi misi Bupati Pati, Sudewo, dalam rangka pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat.
(Indro)







